Jakarta – porosnusantara.co.id
Muhammad Natsir Sahib, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Santri Indonesia (FOKSI) sekaligus pimpinan Aliansi Aktivis Nasional (AAN) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya (PMJ) untuk melaporkan dugaan penyebaran isu, fitnah dan hoax yang dilakukan oleh Rocky Gerung (Rocky).
Dalam suatu program acara di salah satu stasiun televisi swasta nasional Rocky menyampaikan bahwa Gibran Rakabuming Raka (Gibran) rutin menerima setoran dari menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju jilid 2 tiap hari Sabtu.
Dalam program acara debat yang dipandu Aiman Witjaksono (Aiman) pada Selasa (3/9/2024) yang kemudian ditayangkan lagi pada Kamis (5/9/2024).
Natsir meminta sekaligus berharap kepada Rocky agar mengklarifikasi pernyataannya tersebut, Natsir juga menunjukan beberapa dokumen kepada awak media.
“Sudah sangat viral beberapa hari belakangan ini. Hal ini terungkap melalui berita yang muncul dari berbagai media massa seperti Tempo.co, Suara.com dan berbagai media lainnya ini, kami sangat menyayangkan bahwa ada ungkapan isu-isu yang sangat merugikan mas Gibran dan juga masyarakat Indonesia, karena mas Gibran adalah Wakil Presiden terpilih untuk saat ini yang mana kita ketahui ada 90 juta masyarakat Indonesia yang mendukung mas Gibran bersama bapak Prabowo Subianto Djojohadikusumo (Prabowo) sebagai Presiden terpilih 2024-2029,” ujar Natsir.
Ketika dikonfirmasi hari ini, Minggu (8/9/2024) Rocky pun menjawab santai.
“Yang terhina siapa?, Oo.. Gue gak kenal,” jawab Rocky.
Kasus ini merupakan delik aduan, yang seharusnya hanya Gibran sendirilah menyuarakan pencemaran nama baiknya tersebut.
“Berdasarkan hal ini kami telah menemukan berbagai bukti, ini soal missed informasi bahwa penelusuran informasi berita tersebut belum dapat dibuktikan kebenarannya dan diterima informasi dari media terkait lainnya,” lanjut Natsir.






