Jawara Datang Sembako Tak Lagi Larang (Mahal)

Jakarta, Poros Nusantara – Beberapa kelompok elemen masyarakat, mulai perorangan dan kelompok seperti gerakan koperasi yakni Dewan Koperasi Wilayah (Dekopinwil) DKI Jakarta, PesanSembako (khalifa).com dan ada pula perwakilan dari Kementerian Koperasi dan UKM, sepakat menggagas ekonomi kerakyatan dengan Konsep Jawara (Jaringan Warung Rakyat).

Gagasan ini menjadi sangat penting dalam mengerakkan ekonomi kerakyatan yang nyata, karena sembako merupakan perekat rakyat. Hanya saja soal harga sering terjadi perbedaan dan mereka uyang terlibat dalam diskudi tersebut, menginginkan adanya sembako satu harga yang berlaku di seluruh Indonesia.

Keinginan tersebut menurut pendapat peserta merupakan bagian dari kedaulatan pangan. Pertimbangan untuk memutuskan hal itu karena melihat fakta, bahwa di Indonesian gaji yang diperoleh oleh para karyawan pabrikan mialnya, hanya cukup untuk menutubi kebutuhan soal pangan. Demikian pendapat tersebut dikemukakan Bu Rovi, pimpinan PT Khalifa.

Adapun unsur dari Kementerian Koperasi dan UKM, Latif, juga mengemukakan pihaknya siap memback-up dalam rangka mewujudkan adanya Jawara ini yang akan terus digaungkan ke-seluruhan Indonesia.

Jawara ini tidak lain adalah warung online yang memiliki visi dan misi membangun warung dengan sistem informatika m-commerce yang memadai dimasa mendatang. Dimana misi tersebut memuat beberapa poin penting yang antara lain, warung dapat mengakses harga murah dari industri, warung dapat memberikan layanan online untuk enduser sekitar. Warung juga bisa diakses sebagai tarik tunai (ATM), bisa pula sebagai tempat TopUp: e-money, grab/go pay, tiket KRL. Warung ini pun bisa dijadikan tempat transit sample produk online. Selanjutnya warung bisa digunakan sebagai promotion-spot yg lebih baik dan sebagai kaki tangan para UMKM.