Poros Nusantara, Sumedang – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menyampaikan bahwa Mal Pelayanan Publik (MPP) semakin mendekatkan hubungan pemerintah dengan masyarakat. Hal ini akan berpengaruh pada kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pemerintah.
“Mal Pelayanan Publik menumbuhkan interaksi yang semakin dekat antara pemerintah dengan masyarakat, sehingga kepercayaan semakin meningkat. Masyarakat percaya kepada pemerintah,” ujar Menteri Syafruddin saat memberikan arahan pada peresmian MPP Sumedang di Sumedang, Senin (16/09).
Mantan Wakapolri ini menuturkan bahwa pelayanan publik yang berkualitas juga ditandai oleh kebahagiaan dan kepuasan masyarakat. Dimasa mendatang, MPP bukan hanya tentang pelayanan pemerintah, melainkan tentang bagaimana pelayanan yang diberikan bisa memberi kebahagiaan dan kepuasan.
MPP Sumedang merupakan MPP yang kedua di Jawa Barat setelah MPP Bogor. Menteri Syafruddin yakin bahwa nantinya akan banyak instansi pemerintah terutama kabupaten/kota di sekitar Jawa Barat yang akan berkunjung ke MPP Sumedang. “Ini akan jadi fenomena MPP karena akan banyak dikunjungi masyarakat dan instansi pemerintah lainnya,” ujarnya.
Disampaikan, memasuki era globalisasi, pemerintah perlu membangun sistem secara terintegrasi dan digital sehingga adaptif terhadap perubahan. Terlebih, dunia sedang berlomba-lomba untuk mengedepankan keterbukaan atau yang disebut open government.
Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian PANRB saat ini mendorong penerapan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) atau e-government. SPBE akan mengintegrasikan seluruh sistem pemerintah sehingga aplikasi-aplikasi yang dibangun masing-masing instansi pemerintah tidak akan ada lagi. “Sekarang masih silo, dan berdampak pada pemborosan anggaran,” jelasnya.






