MPP Dekatkan Interaksi Pemerintah dan Masyarakat

 
 

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Syafruddin mendorong Kabupaten Sumedang juga melakukan inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik. Sejak 2014, Kementerian PANRB telah menggelar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP).

Lewat KIPP, inovasi-inovasi instansi pemerintah memenangkan kompetisi internasional. Pada tahun 2018 dan 2019, Indonesia berhasil meraih penghargaan dari United Nation Public Service Awards (UNPSA). Penghargaan diberikan kepada Kabupaten Teluk Bintuni dengan inovasi Sistem EDAT, dan inovasi PetaBencana.id milik BNPB.

 

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa pembangunan MPP diwilayahnya merupakan tindak lanjut dari penandatanganan komitmen penyelenggaraan MPP oleh berbagai daerah oleh Menteri PANRB Syafruddin pada 27 Maret 2019, di Kantor Kementerian PANRB. Setelah komitmen tersebut, pihaknya melakukan langkah konkrit dengan melaksanakan koordinasi, renovasi gedung, serta studi tiru terhadap MPP di wilayah lainnya.

“Pembentukan MPP juga sesuai dengan misi daerah kami yang keempat, yakni menata pemerintahan yang responsif. Saya selalu menyampaikan kepada ASN di Sumedang untuk melayani rakyat dengan baik, melayani rakyat dengan mudah, cepat, ringkas, berkualitas, dan bebas KKN,” pungkasnya.

MPP yang ke-17 di Indonesia ini memiliki 361 jenis layanan. Sejak Juli tahun ini, MPP Sumedang telah dilakukan uji coba. (byu )

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *