“Ini merupakan perjuangan kita bersama. Karena itu, mari terus melakukan pemantauan, peninjauan, serta berbagai upaya agar apa yang telah diperjanjikan dapat direalisasikan sesuai dengan kesepakatan dan Tahun Anggaran 2026 ini hanya menghitung hari dan tinggal lebih kurang 50 hari lagi,” tegasnya.
Zahrul berharap PHR segera memberikan kepastian terkait jadwal dimulainya kembali pengerjaan jalan tersebut. Dengan demikian, masyarakat tidak terus menunggu tanpa kejelasan, sementara pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan dapat segera dituntaskan.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak PHR mengenai penyebab terhentinya pengerjaan maupun kepastian jadwal dimulainya kembali proyek tersebut.






