Porosnusantara.co.id| ROKAN HILIR – Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Zahrul Saupi, menyoroti terhentinya pengerjaan jalan lintas Kubu–Pinang GS yang merupakan bagian dari proyek pembangunan jalan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Zahrul Saupi menyampaikan bahwa pengerjaan jalan yang ditargetkan sepanjang sekitar 7 kilometer untuk diselesaikan pada 2026 tersebut diduga telah terhenti selama kurang lebih tiga bulan. Kondisi itu menjadi perhatian karena masyarakat masih menunggu kelanjutan pembangunan jalan yang dinilai penting bagi aktivitas dan mobilitas warga.
Dalam keterangannya saat meninjau kondisi jalan pada Sabtu (31/10/2026), Zahrul mengungkapkan bahwa dirinya sebelumnya telah bertemu dengan pihak PHR. Dalam pertemuan tersebut, ia memperoleh informasi bahwa pengerjaan jalan direncanakan kembali dilanjutkan pada awal November 2026.
Namun, hingga peninjauan dilakukan, belum terlihat tanda-tanda dimulainya kembali aktivitas pengerjaan di lokasi.
“Kami berharap PHR tetap berkomitmen terhadap apa yang telah diperjanjikan kepada masyarakat. Harapan kami, seluruh pekerjaan ini dapat dilaksanakan dan diselesaikan dengan sebaik-baiknya,” ujar Zahrul.
Ia menegaskan, masyarakat berhak memperoleh kejelasan mengenai kelanjutan pembangunan tersebut, terutama terkait kepastian waktu pengerjaan dan realisasi komitmen yang telah disampaikan sebelumnya.
Menurutnya, pengawasan terhadap pelaksanaan proyek perlu terus dilakukan agar pembangunan berjalan sesuai dengan kesepakatan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Zahrul juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan pemantauan dan peninjauan terhadap perkembangan pekerjaan di lapangan. Ia menilai, keterlibatan masyarakat diperlukan agar pelaksanaan pembangunan tetap mendapat perhatian dan tidak berlarut-larut tanpa kepastian.






