Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri
Dalam pelantikan yang sama, Presiden Prabowo menunjuk Komjen Pol Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol Dedi Prasetyo.
Wahyu merupakan lulusan Akpol 1992 dan sebelumnya menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena Kapolri).
Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut berlangsung bersamaan dengan rangkaian perubahan susunan Kabinet Merah Putih dan sejumlah jabatan pemerintahan lainnya.
Dalam rangkaian pelantikan hari itu, Listyo Sigit Prabowo juga dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Dedi Prasetyo dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).
Fokus Awal Suyudi sebagai Kapolri
Usai dilantik, Suyudi mengatakan akan melakukan konsolidasi internal dan mengevaluasi program yang telah berjalan pada kepemimpinan sebelumnya.
Program yang dinilai masih baik akan dilanjutkan, sementara hal-hal yang membutuhkan perbaikan akan menjadi bagian dari pembenahan.
Suyudi juga menegaskan tiga fokus awal, yakni peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta upaya mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”.
Selain itu, ia menyebut pemberantasan narkotika, penyelundupan, judi daring, dan berbagai persoalan yang menjadi keresahan masyarakat sebagai isu yang mendapat perhatian dalam kepemimpinannya.
Dengan pelantikan tersebut, Suyudi resmi memegang tongkat komando Korps Bhayangkara sebagai Kapolri baru, sementara Listyo Sigit melanjutkan pengabdiannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan.






