Tim Gabungan Dikerahkan
Penanganan bencana melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI AD/Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kodim 0309/Solok, Yon TP 951/PM, Denzipur, TNI AL, Polri, pemerintah daerah, BPBD dan PMI.
Basarnas menjalankan pencarian dan evakuasi korban. BPBD Kabupaten Solok menangani pencarian dan evakuasi, pembersihan rumah dan kantor, pendistribusian logistik, kaji cepat, pendataan serta pengoperasian posko.
TNI AD mendukung personel dan peralatan untuk mempercepat pembersihan kawasan perumahan, perkantoran dan fasilitas umum. TNI AL juga mengerahkan personel dan peralatan.
Polri membantu pengamanan dan pembersihan serta mendirikan dapur umum. Kejaksaan turut mendirikan dapur umum, sedangkan Dinas Kesehatan memberikan pelayanan kesehatan dan pendataan korban luka.
Dinas Sosial mengoperasikan dapur umum dan membantu administrasi korban. Dinas Lingkungan Hidup mengoordinasikan pembersihan material dan pengelolaan hasil pembersihan.
Satpol PP dan Damkar mendukung personel serta sarana operasional. Sementara Dinas Kominfo Kabupaten Solok melakukan publikasi dan dokumentasi penanganan secara berkala.
Alat Berat Dikerahkan
Pembersihan kawasan terdampak juga mendapat dukungan alat berat dari BPBPK, BPJN, BWSS V, DPUPR, BNPB, TNI dan pihak swasta.
Peralatan yang dikerahkan meliputi excavator besar dan kecil, excavator breaker, dump truck, motor grader, wheel loader, backhoe loader, water tanker hingga excavator capit.
BWSS V, misalnya, mengerahkan 12 excavator besar dan dua excavator breaker. Sementara BPBPK mengerahkan dua excavator besar, satu excavator kecil, delapan dump truck dan satu excavator breaker.
Alat berat tersebut digunakan untuk membuka kembali akses jalan, membersihkan rumah dan fasilitas umum, menangani material longsoran serta membersihkan kawasan sungai.
Salah satu fasilitas umum yang terdampak, Masjid Kayu Aro, telah dibersihkan dan dinyatakan siap digunakan kembali.
Namun, pembersihan sungai masih menjadi perhatian karena kawasan tersebut dinilai berpotensi menjadi sumber ancaman berikutnya.






