Menurut Ferry, partai tidak cukup hanya mengatakan bahwa setiap perkara merupakan persoalan pribadi kader.
“Kalau yang bersangkutan berada dalam struktur kepemimpinan partai atau memegang posisi strategis, dampaknya otomatis menjadi persoalan institusional. Nama baik partai ikut dipertaruhkan,” ujarnya.
Karena itu, ia meminta Partai Golkar melakukan introspeksi dan koreksi internal, bukan sekadar memberikan pembelaan normatif kepada kader.
KEMBALI KE KHITTAH DOKTRIN KARYA SIAGA GATRA PRAJA






