Jabatan sebagai Amanah
Freddy juga menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin YAMB merupakan sebuah amanah. Karena itu, ia membuka ruang bagi kritik, saran dan masukan dari seluruh alumni.
“Kami siap menerima kritik yang membangun, terbuka terhadap masukan, serta bekerja dengan sepenuh hati demi kemajuan yayasan, almamater dan seluruh alumni,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh alumni untuk menghilangkan sekat antargenerasi dan membangun komunikasi yang semakin erat. Menurutnya, kekuatan utama organisasi alumni terletak pada persatuan dan kepedulian terhadap sesama.
“Semangat persaudaraan tidak boleh berhenti di masa sekolah. Semangat itu harus terus hidup dalam karya dan pengabdian,” imbuh Freddy.
Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2031, YAMB diharapkan mampu berkembang menjadi organisasi alumni yang kuat secara internal sekaligus memiliki kontribusi sosial yang nyata.
Menutup sambutannya, Freddy Wei menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir serta para alumni yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin YAMB.
Ia kemudian membacakan pantun yang disambut antusias oleh para hadirin:
Bagansiapiapi kota kebanggaanku,-Di Methodistlah kami belajar dan bertumbuh,-Alumni bersatu membangun harapan,-Bersatu kita teguh.
Freddy pun mengajak seluruh alumni bersama-sama membawa YAMB menuju masa depan yang lebih maju, kuat dan semakin bermanfaat bagi alumni, almamater serta masyarakat.








