Warisan Budaya Leluhur Lampung Tiuh Tuha Gedung Batin yang Terus Dijaga Yaitu Kambu

Pelestarian kambu menjadi pengingat bahwa warisan budaya bukan sekadar benda peninggalan masa lalu, melainkan juga sumber pengetahuan mengenai cara hidup masyarakat adat dalam memanfaatkan sumber daya alam secara arif dan berkelanjutan. Nilai sejarah yang melekat pada kambu diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam menjaga identitas budaya daerah sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap warisan leluhur.

Melalui pelestarian peninggalan ini, masyarakat Tiuh Gedung Batin berharap sejarah, adat, dan budaya yang diwariskan oleh para leluhur, termasuk peninggalan Sunan Tuha, akan tetap lestari dan terus dikenal sebagai bagian penting dari khazanah budaya Lampung, khususnya di Kabupaten Way Kanan.

“Kambu bukan sekadar tempat menyimpan hasil tangkapan ikan, tetapi menjadi simbol kearifan masyarakat adat dalam menjaga keseimbangan antara manusia, sungai, dan alam. Keberadaannya mengajarkan bahwa setiap warisan leluhur memiliki nilai sejarah, budaya, dan jati diri yang wajib dirawat serta diwariskan kepada generasi berikutnya.”

“Kambu peniggalan ninik puyang,
Sai jadi sejarah di Way Besai.
Bepisol ngejala nggunjung budaya,
Marai Adat mak lebon ditelon zaman.

Way ngehurikko anak marga,
Iwa dijaga mak serakah.
Pusaka tuha harus gham jaga,
Marai budaya tetap wat dan bu piil.

Arti :
“Kambu adalah peninggalan leluhur,
Yang menjadi sejarah di Sungai Way Besai.
Bepisol dan ngejala menjunjung tinggi budaya,
Agar adat tidak hilang ditelan zaman.

Sungai menghidupi anak keturunan marga,
Ikan dijaga dan tidak diambil secara serakah.
Pusaka leluhur harus kita pelihara,
Agar budaya tetap hidup dan bermartabat.

“Selama Way Besai tetap mengalir, selama itu pula sejarah kambu harus tetap dikenang. Warisan leluhur bukan hanya untuk dilihat, tetapi untuk dipelajari, dijaga, dan diwariskan kepada anak cucu sebagai jati diri masyarakat adat Tiuh Tuha Gedung Batin.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *