Hadiri Pelantikan DPP FORKABI, Jalih Pitoeng Titip Harapan Besar pada Bang Azran Untuk Kemajuan Betawi

Ketua umum FORMASI (Forum Aliansi Masyarakat Anti Korupsi) ini juga menegaskan bahwa FORKABI harus lebih mengedepankan program-program yang bersifat substantif, terutama dalam penguatan budaya Betawi sesuai amanat undang-undang tentang penguatan dan pemajuan budaya.

“Saya melihat bahwa acara pelantikan ini sangat sederhana namun penuh jimat,” ungkap Bang Jalih Pitoeng.

“Dimana sebagian besar dihadiri oleh pengurus DPP dan pengurus DPD, DPC, DPRT se Jabodetabek,” kata Jalih Pitoeng.

“Oleh karena itu, usai pelantikan ini kita berharap FORKABI tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi lebih menitikberatkan pada kegiatan-kegiatan yang secara esensial benar-benar menjadi organisasi yang mampu meningkatkan kualitas, pelestarian, dan kemajuan budaya Betawi sebagai akar budaya lokalnya,” lanjutnya.

Bang Jalih Pitoeng juga menyampaikan harapan kepada Gubernur DKI Jakarta agar dapat menjadi perekat seluruh organisasi masyarakat Betawi yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, persatuan menjadi kunci agar aspirasi masyarakat Betawi dapat diperjuangkan secara lebih kuat.

“Kami berharap agar pemerintah dapat menjadi bonder guna membantu menyatukan seluruh elemen dan organisasi Betawi. Perbedaan organisasi adalah hal yang wajar, tetapi kepentingan budaya Betawi harus tetap menjadi prioritas bersama,” pintanya.

Pendiri Jalih Pitoeng Centre yang selama beberapa tahun mengamati dinamika sosial, ekonomi, politik dan budaya di tanah Betawi ini menilai bahwa masyarakat Betawi memiliki potensi yang sangat besar. Baik dari sisi sosial, ekonomi, politik maupun budaya.

Dengan jumlah masyarakat yang signifikan di Jakarta, Bang Jalih berharap potensi tersebut dapat diberdayakan melalui sinergi yang baik antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen Betawi.

Penulis: Fadllah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *