Daerah  

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di pimpin langsung oleh Bupati Solok

Bupati juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Selain itu, Pancasila disebut menjadi fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai sangat relevan dalam menjembatani berbagai perbedaan dan membantu penyelesaian konflik di tingkat global.

Dalam pidato tersebut juga disampaikan bahwa kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

peran Indonesia dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi dalam memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah merupakan implementasi nyata dari sila kedua Pancasila, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Dalam pidatonya Ketua BPIP mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology) dan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan dinding di kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah. Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” pesan Presiden.

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Solok berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkokoh nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan panduan kehidupan berbangsa serta bernegara.

Penulis: Dewi YuliaEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *