Pada periode kepemimpinan yang baru, FORKABI akan memfokuskan program kerja pada tiga pilar utama, yakni pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan penguatan solidaritas sosial. Sejumlah program prioritas juga telah disiapkan untuk direalisasikan dalam 100 hari pertama, termasuk pengembangan sanggar budaya keliling dan pelatihan UMKM berbasis kearifan lokal.
MIO Indonesia berharap kepemimpinan H. Abdul Ghoni dapat semakin memperkuat eksistensi FORKABI sebagai organisasi yang adaptif, progresif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, sekaligus menjadi jembatan persatuan antarbudaya di Indonesia.
Selamat dan sukses kepada H. Abdul Ghoni. Semoga amanah yang kembali dipercayakan dapat dijalankan dengan baik demi kemajuan FORKABI dan masyarakat Indonesia.






