Menurutnya, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan kepada penerima manfaat, tetapi juga dari terciptanya sistem yang terintegrasi, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat.
Rapat koordinasi berlangsung dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta. Berbagai masukan dan gagasan disampaikan guna memastikan kesiapan pelaksanaan program di lapangan, mulai dari aspek koordinasi, penyediaan layanan, hingga penguatan peran mitra dalam mendukung keberlanjutan program.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan langkah strategis seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Solok, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, serta berkualitas.






