Ketua Tim Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Wisata Sumatera Barat, M. Zuhrizul, menyebut Mentawai berpotensi menjadi motor baru pertumbuhan pariwisata Sumatera Barat.
Namun, menurutnya, penguatan branding harus dibarengi dengan peningkatan aksesibilitas dan pelayanan wisata.
“Branding tidak cukup hanya di panggung. Yang lebih penting adalah bagaimana identitas itu dibuktikan lewat pelayanan, infrastruktur, pelestarian budaya, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dengan potensi ombak kelas dunia, budaya yang masih terjaga, serta kekayaan alam yang unik, Mentawai diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata Indonesia di mata dunia.






