Mentawai Perkuat Identitas sebagai Destinasi Surfing Dunia Lewat City Branding Baru

“Kami ingin menjadikan Mentawai sebagai ibu kota surfing dunia,” ujar Rinto.

Menurutnya, ombak Mentawai selama ini telah menjadi destinasi favorit para peselancar mancanegara dan dianggap memiliki kualitas setara dengan lokasi surfing terbaik dunia.

“Bahkan ada anggapan, seorang surfer belum lengkap jika belum menjajal ombak Mentawai,” tambahnya.

Meski demikian, Rinto mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan sektor pariwisata, terutama terkait infrastruktur pendukung seperti bandara, pelabuhan, akses transportasi, hingga akomodasi wisata.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu kami mengajak semua pihak ikut membangun pariwisata Mentawai bersama-sama,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Lila Yanwar, menilai city branding tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat daya tarik wisata Mentawai di tingkat internasional.

Menurutnya, pengembangan pariwisata Mentawai juga perlu diiringi peningkatan infrastruktur, termasuk pengembangan Bandara Rokot agar mampu melayani pesawat berkapasitas lebih besar.

“Ke depan, kami juga akan memperluas pasar wisatawan mancanegara, khususnya Australia yang selama ini menjadi pasar terbesar wisata surfing Mentawai,” ujarnya.

Senada dengan itu, anggota DPD RI, Irman Gusman, menilai Mentawai memiliki potensi besar menjadi salah satu sektor unggulan pariwisata Sumatera Barat karena kekayaan alam dan budaya yang dimiliki.

“Mentawai memiliki keunikan budaya dan kekuatan wisata yang tidak dimiliki daerah lain,” katanya.

Peluncuran city branding tersebut juga menampilkan pertunjukan budaya khas Mentawai seperti Tari Turuk Laggai dan kehadiran Sikerei sebagai simbol budaya lokal.

Sejumlah pihak menilai langkah ini bukan sekadar peluncuran slogan wisata, tetapi bagian dari upaya membangun identitas daerah secara lebih kuat di tengah persaingan destinasi wisata global.

Penulis: Supriyadi Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *