Menurutnya, organisasi marga memiliki peran penting sebagai wadah persaudaraan sekaligus penjaga nilai adat istiadat, termasuk filosofi Dalihan Na Tolu agar tetap hidup di tengah generasi muda.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum dr. Yesaya Baringin Aroean menekankan pentingnya transformasi tata kelola organisasi agar lebih adaptif terhadap perkembangan era digital.
Ia menilai, organisasi marga perlu dikelola secara profesional dengan memanfaatkan teknologi agar lebih transparan, efektif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota.
Kolaborasi antara pelestarian budaya dan modernisasi organisasi ini diharapkan dapat memperkuat eksistensi Punguan Aruan Jabodetabek sebagai organisasi yang solid, bermartabat, dan relevan di tengah dinamika zaman.






