IKA ITS Dorong Kolaborasi Alumni dan Kepedulian Sosial dalam Idul Fitri Funfest 2026

Porosnusantara.co.id |

Jakarta – Ikatan Keluarga Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA ITS) memanfaatkan momentum Idul Fitri Funfest 2026 tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya penyandang anak berkebutuhan khusus (ABK).

Kegiatan yang merupakan rangkaian halal bihalal ini dirancang untuk memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya bagi alumni, tetapi juga bagi komunitas dan masyarakat umum. Dalam acara tersebut, IKA ITS memberikan ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk menampilkan karya seni mereka.

“Pada kesempatan ini, kami memberikan ruang bagi adik-adik ABK untuk menunjukkan karya seni mereka. Bahkan, salah satu lukisan mereka ditandatangani dan dibeli langsung oleh menteri sebagai bentuk apresiasi,” ujar perwakilan Pengurus Pusat IKA ITS.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman serta Menteri Haji dan Umrah. Kehadiran para pejabat negara tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan alumni serta penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring dan sinergi lintas sektor. IKA ITS menegaskan bahwa organisasi alumni memiliki visi untuk menghimpun kekuatan kolektif alumni guna memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi sesama alumni, tetapi juga bagi bangsa dan negara.

Dalam program kerjanya, IKA ITS aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan alumni, termasuk pelatihan bagi alumni muda guna meningkatkan kompetensi dan kesiapan dalam dunia profesional. Di sisi lain, organisasi ini juga memperluas jejaring dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi lain dan elemen masyarakat.

Kontribusi IKA ITS juga diwujudkan melalui sumbangan pemikiran terhadap program-program strategis nasional, seperti kemandirian energi dan ketahanan pangan. Hal ini dilakukan melalui riset, inovasi teknologi, serta peran aktif para alumni di berbagai sektor.

Salah satu inovasi yang tengah dikembangkan adalah penelitian terkait bahan bakar alternatif sebagai substitusi bensin, yang saat ini masih dalam tahap pengembangan dan diharapkan dapat segera diperkenalkan ke publik.

Melalui kegiatan ini, IKA ITS berharap momentum kebersamaan tidak berhenti pada ajang temu kangen semata, tetapi berlanjut pada kolaborasi konkret yang menghasilkan berbagai program dan proyek strategis.

“Harapannya, kegiatan ini menjadi titik temu untuk membangun sinergi antara alumni, pemerintah, dan berbagai pihak lainnya, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” pungkasnya.

Penulis: supriyadiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *