Porosnusantara.co.id| Banyuwangi –
Banyuwangi PorosNusantara.co.Id- Sekertaris Masyarakat Peduli Pendidikan (MASPENDIK) Khoirul Anwari Arif,yang juga di ketahui sebagai ketua EXCO Partai Buruh Kabupaten Banyuwangi,menyayangkan adanya tragedi perkelahian Sesama Siswa SMP Negeri 2 Gambiran Kabupaten Banyuwangi yang berujung Pembacokan.
ia menganggap kalau tragedi perkelahian Siswa yang berujung pembacokan di SMP Negeri 2 Gambiran kabupaten Banyuwangi minggu lalu itu seharusnya tidak boleh terjadi apa lagi terjadi di lingkungan sekolah.menurutnya kejadian tersebut adalah bentuk kegagalan Sekolah dalam membentuk kedisiplinan dan moral siswa.
Tidak hanya itu saja, Khoirul Anwar Arif juga menyampaikan,semenjak SMP Negeri 2 Gambiran di kepala i oleh Sapto Orbayani sering muncul berbagai persoalan,bahkan persoalan yang muncul menjadi perbincangan dan juga sorotan.Ada dugaan tindakan yang mengarah kepada tindak pidana korupsi hingga sampai keluhan orang tua siswa karena keberatan dengan besaran iuran yang di minta oleh sekolah melalui komite sekolah.
“Sungguh sangat di sayangkan,kok bisa di sekolah terjadi tragedi berdarah sampai seperti itu.seharusnya itu tidak boleh terjadi,ini bisa mencoreng citra nama baik dunia pendidikan Banyuwangi.walaupun sudah di selesaikan secara kekeluargaan”
“Memang semenjak SMP Negeri 2 Gambiran di Ketua i oleh pak Sapto ada saja persoalan nya.Dulu Jual Buku LKS, hingga sampai Kita laporkan ke kejaksaan Banyuwangi,Belum lama ini juga menarik iuran sebesar 650 ribu ke Siswa kelas 9 dengan alasan biaya cetak ijazah dan tetek bengek lainnya yang ada kaitannya dengan kelulusan”
“Ini malah terjadi lagi kejadian kayak gini,ini sungguh memalukan.Beberapa contoh persoalan yang ada di SMP Negeri 2 Gambiran itu adalah bentuk ketidak keberhasilan sekolah, terutama kepala Sekolah “Ucap Anwar.3 Maret 2026.






