Truk logistik mencapai 464 unit atau meningkat 30 persen dari 357 unit, dan bus tercatat 283 unit atau naik 9,6 persen. Secara total, kendaraan yang menyeberang mencapai 11.571 unit atau meningkat 10,5 persen dibandingkan 10.467 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+1, total penumpang tercatat 285.104 orang atau sedikit menurun 1,5 persen dibandingkan 289.463 orang pada tahun lalu. Sementara itu, total kendaraan mencapai 63.085 unit atau meningkat 1,2 persen dari 62.355 unit.
General Manager Cabang Ketapang, Arief Eko, menegaskan kesiapan operasional di lapangan berjalan optimal. “Kami memastikan kesiapan operasional berjalan maksimal, mulai dari pengaturan arus kendaraan di buffer zone hingga percepatan layanan bongkar muat kapal, sehingga pengguna jasa tetap terlayani dengan baik meskipun terjadi peningkatan trafik,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder serta memastikan kesiapan buffer zone dan skema darurat berjalan optimal. Harapannya, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi dinamika di lapangan, arus penyeberangan tetap terjaga lancar, aman, dan terkendali,” tutupnya.






