Survei Adidaya Institute: Tiga Program Prabowo-Gibran Dinilai Jadi Mesin Pertumbuhan, Big Push Harus Diimbangi Stabilisator Sosial

Survei Adidaya Institute: Tiga Program Prabowo-Gibran Dinilai Jadi Mesin Pertumbuhan, Big Push Harus Diimbangi Stabilisator Sosial

JAKARTA – Porosnusantara co id. Survei yang dilakukan Adidaya Institute menunjukkan bahwa tiga program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai memiliki potensi besar sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Ketiga program tersebut adalah Kampung Nelayan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan Program 3 Juta Rumah.

Sebanyak 43 persen responden ahli menempatkan ketiga program itu dalam kategori “engine” atau mesin pertumbuhan ekonomi. Program-program tersebut dipandang memiliki daya ungkit tinggi terhadap peningkatan produksi, penciptaan lapangan kerja, serta perputaran uang di tingkat daerah.

Survei ini melibatkan 72 responden ahli dari berbagai latar belakang profesi, yakni akademisi, legislatif, birokrat, pelaku usaha, tenaga kesehatan, dan aktivis. Mereka berasal dari 12 kota, antara lain Medan, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Samarinda, Banjarmasin, Makassar, Manado, dan Ternate.

Ekonom Adidaya Institute, Bramastyo B. Prastowo, menjelaskan bahwa riset ini bertujuan memetakan delapan program unggulan Prabowo-Gibran ke dalam tiga klaster kebijakan, yaitu Jangkar (Anchor), Mesin (Engine), dan Stabilisator (Stabilizer).

“Hasil riset ahli Adidaya Institute menunjukkan klaster Kampung Nelayan, KDKMP, dan program 3 juta rumah merupakan mesin utama dengan bobot penilaian 43 persen,” ujar Bram dalam konferensi pers, Rabu (25/2).

Menurutnya, klasifikasi tersebut penting agar pemerintah dapat menentukan prioritas kebijakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan melalui pendekatan Big Bang dan Big Push.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *