RAYAKAN DIES NATALIS KE-76, UI HADIRKAN AKSI SOSIAL, REFLEKSI AKADEMIK, DAN KEBERSAMAAN

Tanggung jawab UI ini dipertegas dalam orasi ilmiah yang disampaikan secara online oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia (RI), Dr. Agus Harimurti Yudhoyono, yang menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional berbasis pengetahuan; serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., yang menekankan pentingnya sinergi dunia akademik, riset, industri, dan pemerintah dalam mendorong inovasi serta memperkuat daya saing nasional.

Sementara itu, Group Chief Executive Officer (CEO) Paragon Corp, Harman Subakat, yang hadir langsung, menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menciptakan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menyebut kemitraan berbasis riset dan pengembangan sumber daya manusia unggul menjadi kunci untuk menjawab tantangan pembangunan sekaligus memperkuat ekosistem industri nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Acara Kebersamaan: Merayakan Dampak dan Kolaborasi

Perayaan Dies Natalis berlanjut ke Acara Kebersamaan Dies Natalis ke-76 UI yang berlangsung di Balairung UI. Sejumlah agenda mewarnai suasana perayaan, antara lain peluncuran UI Migrant Center sebagai bentuk komitmen UI dalam memberikan perlindungan dan pendampingan bagi pekerja migran, apresiasi kinerja Guru Besar sepanjang 2025, serta penandatanganan kerja sama dan nota kesepahaman dengan mitra strategis UI.

UI Migrant Center adalah pusat layanan, kajian, dan kolaborasi dalam upaya perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia. Melalui pusat ini, UI berkomitmen menghadirkan pendampingan berbasis pengetahuan dan riset, mulai dari edukasi pra-keberangkatan, penguatan kapasitas dan literasi hukum, hingga advokasi kebijakan dan pengembangan rekomendasi berbasis data. Pusat ini diharapkan dapat menjadi rujukan nasional dalam pengembangan kebijakan dan praktik perlindungan pekerja migran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *