Pemimpin Redaksi Media Online Laporkan Ancaman Kekerasan ke Polres Kuningan

Porosnusantara.co.id | Kuningan — Pemimpin Redaksi sebuah media online nasional, Irwan Fauzi, melaporkan dugaan ancaman kekerasan dan penghinaan yang diterimanya melalui media elektronik ke Unit Reserse Kriminal Polres Kabupaten Kuningan, Senin (2/2/2026). Ancaman tersebut diduga berkaitan langsung dengan aktivitas jurnalistik yang mengangkat isu kepentingan publik.

Dalam laporan pengaduannya, Irwan menyebut ancaman muncul setelah pemberitaan mengenai peredaran obat-obatan tipe G dan polemik Lembar Kerja Siswa (LKS) di wilayah Kuningan. Ia menilai pesan bernada intimidatif yang diterimanya merupakan upaya membungkam kerja pers.

Irwan menegaskan bahwa peristiwa ini tidak dapat dipandang sebagai persoalan pribadi semata, melainkan bentuk tekanan terhadap kebebasan pers dan fungsi kontrol publik.

“Ancaman ini bukan ditujukan pada individu, tetapi pada kerja jurnalistik. Jika jurnalis diintimidasi karena pemberitaan, maka yang diserang adalah hak publik untuk memperoleh informasi,” ujarnya usai membuat laporan.

Berdasarkan keterangannya, rangkaian intimidasi telah berlangsung sejak awal Januari 2026. Tekanan disebut terus berlanjut melalui pesan singkat dan panggilan telepon. Situasi kembali memanas pada 29 Januari 2026, ketika Irwan menerima pesan bernada ancaman disertai penghinaan, termasuk rekaman suara yang menyebut akan “menyikat” dirinya, yang dipahami sebagai ancaman kekerasan fisik.

Ia menilai perbedaan pendapat atas suatu pemberitaan seharusnya diselesaikan melalui mekanisme yang sah dan beradab sesuai Undang-Undang Pers.

“Keberatan terhadap pemberitaan memiliki jalur hukum yang jelas, seperti hak jawab, hak koreksi, atau pengaduan ke Dewan Pers. Ancaman kekerasan adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum,” tegasnya.

Irwan juga mengingatkan bahwa pembiaran terhadap intimidasi jurnalis dapat menciptakan preseden berbahaya, terutama di daerah.

Penulis: supriyadiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *