Kolaborasi Dunia Usaha dan Puskesmas di Jakarta Utara Dorong Pencegahan Stunting Sejak Dini

“Stunting tidak terjadi secara tiba-tiba. Ada tahapan yang bisa dicegah, mulai dari masa kehamilan, proses kelahiran, pemberian ASI eksklusif, MPASI yang tepat, hingga pencegahan infeksi berulang pada anak,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pencegahan stunting membutuhkan pendekatan menyeluruh yang mencakup edukasi gizi, sanitasi, imunisasi, serta perencanaan ekonomi keluarga.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Ayu (32), warga Kelurahan Semper Barat, yang mengikuti lomba balita sehat bersama putrinya dan mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai pemanfaatan pangan lokal untuk pemenuhan gizi anak.

Sebagai penutup, panitia memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba serta sertifikat apresiasi kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan program pencegahan stunting di wilayah Kecamatan Cilincing.

Melalui peringatan Hari Gizi Nasional 2026 ini, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan dunia usaha diharapkan terus diperkuat guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang demi mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat dan berkualitas.

Penulis: RedaksiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *