4. Penurunan angka kemiskinan dan peningkatan IPM sebagai indikator
kesejahteraan sosial.
5. Pembangunan infrastruktur fisik (jalan, pelabuhan, listrik, bandara).
6. Peningkatan jumlah dan kualitas UMKM sebagai dampak multiplier investasi. Pemerintah daerah terus memberikan jaminan keamanan, kepastian hukum, serta kemudahan perizinan bagi investor guna memastikan investasi berjalan aman dan berdampak jangka panjang.
Urgensi Investasi bagi Papua dan Indonesia Timur
Investasi di Papua memiliki peran krusial bagi pengembangan wilayah Indonesia
Timur, tidak hanya sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sebagai
alat pemerataan kesejahteraan. Pada periode 2025-2026, fokus investasi diarahkan
pada pengembangan kawasan ekonomi baru, hilirisasi sektor unggulan, serta
pembangunan infrastruktur pendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Beberapa poin penting urgensi investasi di Papua meliputi:
1. Pemerataan ekonomi dan pengurangan kesenjangan regional.
2. Peningkatan kesejahteraan masyarakat Orang Asli Papua (OAP) secara inklusif.
3. Hilirisasi sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata sebagai basis kemandirian ekonomi.
4. Pengembangan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah.
5. Penguatan pasar modal dan literasi keuangan untuk meningkatkan inklusi keuangan, dengan proyeksi pertumbuhan investor pasar modal Papua sebesar 254 pada tahun 2026.






