Gaya Istri Gubernur Kaltim Jadi Sorotan, Netizen Kaitkan dengan Isu Mobil Dinas Rp8,5 Miliar

Porosnusantara.co.id | Jakarta – Penampilan istri Gubernur Kalimantan Timur mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Foto dirinya mengenakan busana kuning dengan detail bulu mencolok saat kunjungan resmi beredar luas dan menuai beragam komentar dari warganet.

Dalam foto yang viral, istri orang nomor satu di Kalimantan Timur itu tampil dengan pakaian kuning terang berpadu aksesori emas berukuran besar. Gaya tersebut dinilai sebagian netizen terlalu mencolok untuk agenda kunjungan resmi.

Perbincangan ini kemudian dikaitkan dengan isu lain yang sebelumnya juga menjadi perhatian publik, yakni pengadaan mobil dinas Gubernur Kaltim yang disebut-sebut mencapai Rp8,5 miliar. Isu tersebut ramai diberitakan sejumlah media dan memicu diskusi mengenai sensitivitas pejabat publik terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Ramai di TikTok

Di platform TikTok, sejumlah akun mengunggah ulang foto dan potongan video kunjungan tersebut.

Akun v*** menuliskan komentar, “aura ngabisin duitnya kuat banget lagi wkwkwk”.

Sementara akun c****m***** berkomentar, “aku yang org Samarinda aja kekk malu”.

Komentar serupa juga bermunculan di berbagai unggahan lain, memperlihatkan respons yang cenderung kritis terhadap gaya busana yang dianggap tidak mencerminkan kesederhanaan pejabat publik.

Viral di Instagram dan Threads

Di Instagram dan Threads, perbincangan tak kalah ramai. Salah satu utas dari akun r.o****** menulis:

“yth ibu gubernur, saya bukan ahli fashion tapi kayaknya less is more dan satu lagi untuk kenyamanan ibu.. gaperlu bulu-bulu itu panas bu gerah apalagi sedang kunjungan begitu… saya kasian aja sama ibu sampe sendal hotel dipake kan tuh lupa ganti karena kehebohan.”

Unggahan tersebut menampilkan foto istri gubernur mengenakan pakaian kuning berbulu saat kunjungan, dan telah memperoleh ribuan tanda suka serta komentar.

Komentar lain dari akun Threads rin********** menyebut, “selain norak dia juga gapunya malu, bisa bisanya pake emas segede gaban, disaat mereka yang biayain ibu aja pakeannya biasa aja”.

Tak sedikit pula netizen yang membandingkan tampilannya dengan karakter “penyihir gurun” dalam film animasi Howl’s Moving Castle, merujuk pada gaya busana yang dianggap dramatis dan eksentrik.

Sensitivitas Publik terhadap Gaya Pejabat

Fenomena ini kembali menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap penampilan dan gaya hidup keluarga pejabat, terlebih ketika bersinggungan dengan isu penggunaan anggaran negara.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terkait ramainya perbincangan tersebut.

Pengamat komunikasi publik menilai, di era media sosial, citra pejabat tidak hanya dibentuk melalui kebijakan, tetapi juga melalui simbol visual, termasuk pilihan busana dan gaya saat tampil di ruang publik. Sensitivitas masyarakat terhadap simbol kemewahan pun cenderung meningkat, terutama ketika dihubungkan dengan isu anggaran dan kesejahteraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *