Dalam Rangka Safari Ramadhan Pemprov Sumbar Dan Pemka Solok Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

Porosnusantara.co.id|

Paninggahan Poros Nusantara Minggu 22/02/2026 Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kabupaten Solok kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Usai melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Raya Paninggahan, Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah didampingi Wakil Bupati Solok Candra, S.H.I, meninjau langsung lokasi bedah rumah di Perumahan Bawah Jorong Parumahan, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih,

Peninjauan tersebut turut dihadiri unsur OPD terkait, Baznas Provinsi Sumatera Barat, Baznas Kabupaten Solok, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Bappeda, Camat Junjung Sirih, Wali Nagari Paninggahan, serta Jorong Parumahan.

Adapun rumah yang menjadi sasaran bantuan kali ini merupakan milik Ibu Darnis, yang tinggal bersama anaknya yang telah berkeluarga. Rumah tersebut dihuni oleh empat orang dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Bangunan masih berdinding papan, tanpa loteng yang memadai, serta sekat-sekat sederhana sebagai pembatas kamar. Rumah tersebut berdiri di atas tanah hibah (pusako) dari orang tua, sehingga secara administrasi memungkinkan untuk dilakukan pembangunan kembali.

Kedatangan rombongan disambut haru dan penuh syukur oleh keluarga penerima manfaat. Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah SP, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi yang disampaikan oleh Wakil Bupati Solok bersama perangkat nagari setempat.

“Kami hadir hari ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Melalui Baznas Provinsi Sumatera Barat, kami menyalurkan bantuan sebesar Rp. 25 juta untuk rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni ini. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbaiki rumah agar menjadi lebih layak dan nyaman dihuni,” ujar Mahyeldi.

Penulis: Dewi YuliaEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *