“Apa yang sudah kami lakukan di Desa Ponggok akan kami tularkan kepada teman-teman kepala desa di seluruh Indonesia. Praktik baik itu tentu disesuaikan dengan karakter dan potensi masing-masing desa,” kata Junaedhi.
Ia menambahkan, pembangunan desa ke depan tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga penguatan sumber daya manusia, ketahanan pangan, ketahanan air, dan pengembangan ekonomi berbasis sirkular. Program pendidikan desa, seperti konsep satu rumah satu mahasiswa, diharapkan menjadi fondasi utama pembangunan desa dan masa depan Indonesia.
Menutup pernyataannya, Junaedhi menegaskan komitmen APDESI untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendampingi dan mengawal program pembangunan desa agar berjalan satu arah, satu visi, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.
Munas V APDESI 2026 mengusung tema “Konsolidasi Organisasi dalam Mendukung Implementasi Asta Cipta Pemerintahan Prabowo–Gibran”, menegaskan desa sebagai ujung tombak pembangunan nasional.






