sosial  

Lapas Bogor Optimalkan Pembinaan Warga Binaan Lewat Kerohanian dan Kemandirian Ekonomi

Porosnusantara.co.id | Bogor – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bogor terus meningkatkan program pembinaan bagi warga binaan, baik dari segi kerohanian, kepribadian, maupun kemandirian ekonomi. Saat ini, jumlah warga binaan tercatat sebanyak 802 orang, terdiri dari 58 perempuan dan sisanya laki-laki. Lapas Bogor juga menampung tahanan anak yang masih menjalani proses persidangan. Setelah vonis, mereka umumnya dipindahkan ke Lapas Anak Bandung.

“Lapas ini bersifat umum, sehingga menampung semua jenis perkara pidana kecuali kasus khusus seperti terorisme atau korupsi,” ujar salah satu pejabat Lapas. Warga binaan yang mendominasi Lapas Bogor berasal dari kasus narkoba, penipuan, penggelapan, hingga pembunuhan, sementara tahanan korupsi tidak ada.

Pembinaan Spiritual dan Keagamaan
Program pembinaan kerohanian menjadi salah satu fokus utama. Warga binaan Muslim diwajibkan mengikuti kegiatan pengajian setiap hari, dilengkapi dengan doa dan zikir bersama setiap Jumat. Sementara itu, warga binaan Nasrani difasilitasi untuk melaksanakan ibadah dua kali seminggu.

Kemandirian Ekonomi Melalui Program Kerja
Selain pembinaan spiritual, Lapas Bogor mendorong kemandirian ekonomi melalui kegiatan produktif. Salah satu program unggulan adalah ternak ayam petelur dan budidaya maggot, yang dikelola oleh warga binaan memenuhi syarat. Hasil penjualan telur diberikan dalam bentuk premi yang dikumpulkan sebagai tabungan dan akan diterima oleh warga binaan saat bebas.

“Warga binaan yang bekerja dengan baik mendapatkan premi dari hasil penjualan. Tabungan ini menjadi modal awal mereka saat kembali ke masyarakat,” jelas petugas Lapas.

Harapan dan Remisi bagi Warga Binaan
Setiap narapidana berkesempatan mendapatkan remisi atau pengurangan masa pidana, asalkan telah berkelakuan baik dan vonis hukumnya telah berkekuatan hukum tetap. Pihak Lapas menekankan harapan agar seluruh warga binaan yang bebas nantinya dapat memiliki keahlian dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Penulis: supriadiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *