Porosnusantara.co.id | Rabu (21/01/2025) Pada hari ini, telah dilaksanakan mediasi antara warga yang bernama Padul dan Ketua DKM Ar Rahman, Banjar, di hadiri oleh Kepala KUA Kecamatan Tambun Utara, Kepala Desa Jejalen Jaya, dan para Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tambun Utara, di antaranya Hadir Wahlul Hariri, Wahyulah, Yusuf Rofi Udin.
Mediasi ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang telah berlangsung lama terkait suara Toa Masjid yang dianggap mengganggu warga.
“Kami telah membahas masalah ini secara kekeluargaan dan mencapai kesepakatan untuk mengatur volume suara Toa Masjid agar tidak mengganggu warga,” kata Banjar, Ketua DKM Ar Rahman.
Padul, warga yang merasa terganggu, juga memberikan pernyataan. “Saya sudah menerima penjelasan dari pihak masjid dan kami telah mencapai kesepakatan. Saya berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak mengganggu hubungan antarwarga.”
M.Ali S, selaku kepala KUA Kecamatan Tambun Utara, memberikan masukan kepada Ketua DKM.
“Kami berharap agar DKM Ar Rahman dapat terus memantau dan mengatur volume suara Toa Masjid agar tidak mengganggu warga sekitar.”
Kepala Desa Jejalen Jaya, Kumpul, juga memberikan pernyataan. “Kami sangat mengapresiasi upaya mediasi yang telah dilakukan dan berharap agar warga dapat hidup rukun dan damai. Kami akan terus memantau situasi ini dan mengambil tindakan jika diperlukan.”






