BES Klarifikasi Isu Pertemuan dengan JKW dan Foto Hoaks yang Beredar

Screenshot

Porosnusantara.co.id | Jakarta –

Jakarta – BES memberikan klarifikasi terkait pertemuannya dengan mantan Presiden JKW dan sejumlah isu yang beredar di masyarakat. Penjelasan BES didukung oleh bukti dan saksi yang hadir.

  1. Pertemuan atas Undangan JKW:
    BES mengungkapkan bahwa beberapa bulan lalu, ia mendatangi JKW atas permintaan dan undangan JKW. Pertemuan itu bahkan dikondisikan di luar negeri dengan fasilitas istimewa dan jaminan proyek senilai triliunan. Namun, BES menolak syarat yang diminta, sehingga kesepakatan gagal.
  2. Tawaran Berikutnya Ditolak:
    Beberapa pihak dari Termul Rejo mendatangi rumah BES di Bogor menawarkan proyek serupa, namun BES kembali menolak. BES kemudian meminta nasihat orang yang dihormatinya, yang menyarankan agar BES tidak menolak secara terbuka. Syaratnya, tidak boleh ada permintaan maaf atau publikasi.
  3. Hoaks Foto dan Video:
    BES memastikan bahwa foto yang beredar di masyarakat, yang menunjukkan dirinya berpelukan, adalah hoaks. Tidak ada pernyataan permintaan maaf dari BES maupun foto asli pertemuan tersebut. Dua aparat aktif dan dua saksi dari Termul turut menyaksikan pertemuan tersebut.
  4. Alasan Tidak Meminta Maaf:
    BES menegaskan bahwa JKW tidak menunjukkan ijazah asli, terutama ijazah SMA, saat pertemuan berlangsung. Hal ini menjadi dasar BES menolak meminta maaf.
  5. Pertimbangan Mendatangi JKW:
    BES menyatakan kedatangannya untuk menasihati JKW agar mengetahui batas dirinya dan menghormati hukum, bukan untuk meminta maaf. Sebagai advokat, BES menjelaskan bahwa berdasarkan UU No. 18 Tahun 2003 Pasal 16, ia memiliki imunitas hukum dan tidak bisa dituntut pidana atau digugat perdata.
  6. Latar Belakang Hukum:
    BES sejak 2022-2025 telah menggugat ijazah JKW di beberapa pengadilan, namun menghadapi kendala prosedural. Ia menegaskan bahwa satu-satunya ijazah yang ada adalah fotokopi yang dilegalisir, bukan asli, sehingga secara hukum tidak bisa dijadikan alat bukti sah.

BES menegaskan bahwa semua tindakannya selalu berpegang pada prinsip kebenaran, tidak meminta maaf, dan tidak mengakui keaslian ijazah JKW.

Penulis: Rudi CoyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *