TMMD ke-126 di Magetan Resmi Ditutup, TNI dan Rakyat Sukses Bangun Desa

Porosnusantara.co.id | Magetan- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0804/Magetan resmi ditutup dalam upacara yang berlangsung khidmat di Alun-Alun Magetan, Kamis (6/11/2025). Upacara penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Inspektur Daerah Militer (Irdam) V/Brawijaya, Brigjen TNI Ramli, S.E., yang hadir bersama jajaran pejabat penting dari unsur TNI, pemerintah daerah, dan Forkopimda Kabupaten Magetan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Dansatgas TMMD Letkol Inf Hasan Dasuki, S.Sos., M.I.P., serta Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya sinergi antara aparat pertahanan dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang menyentuh masyarakat pedesaan.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Ramli menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan TMMD. Ia menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar kegiatan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

“Melalui TMMD, kita ingin menghadirkan solusi nyata untuk membantu masyarakat, khususnya di daerah terpencil, tertinggal, dan terisolir. Gotong royong antara TNI, pemerintah, dan warga merupakan kunci keberhasilan program ini,” ujarnya penuh semangat.

Selama pelaksanaan TMMD ke-126 di Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan dengan hasil yang signifikan. Di antaranya, pembangunan jalan rabat beton, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan poskamling, serta renovasi Masjid Jami’ yang kini tampak lebih kokoh dan nyaman digunakan masyarakat untuk beribadah.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Satgas TMMD juga melaksanakan beragam program nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan wawasan kebangsaan, pelayanan administrasi publik, dan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan-kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif warga dalam menjaga hasil pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas hidup di pedesaan.

Penulis: Rls/FenEditor: Ichwan Efendy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *