Profil Dara Laidatul Fadilah: Peserta Termuda Top 10 Beauty Muslimah Indonesia Jakarta 2026

WhatsApp Image 2025-11-26 at 14.22.21
WhatsApp Image 2025-11-26 at 14.22.21 (3)
WhatsApp Image 2025-11-26 at 14.22.23 (1)
WhatsApp Image 2025-11-26 at 14.22.22
WhatsApp Image 2025-11-26 at 14.26.16
WhatsApp Image 2025-11-26 at 14.22.23
IMG_9431
WhatsApp Image 2025-11-26 at 10.02.45 (1)
BMI Edit (1041 of 1238)
WhatsApp Image 2025-11-26 at 10.02.45
WhatsApp Image 2025-11-26 at 10.02.45 (3)
WhatsApp Image 2025-11-26 at 10.02.45 (2)
BMI Edit (1045 of 1238)
Foto Highlight Terbaik

10 Terbaik Beauty Muslimah Indonesia Jakarta 2026

Dari total 72 pendaftar dan 19 finalis, Dara muncul sebagai salah satu kandidat terkuat berkat advokasi, vote, kemampuan komunikasi, dan rekam jejak prestasinya.

Sebagai finalis yang masih duduk di bangku SMA, Dara membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk berprestasi di ajang Beauty Muslimah Indonesia—sebuah kompetisi yang menonjolkan kecerdasan, akhlak, advokasi, dan potensi perempuan muslimah di ruang publik.

Perjalanan Dara: Remaja SMA dengan Rekam Jejak Kepemimpinan

Meski masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas dan menjadi peserta termuda dalam ajang Beauty Muslimah Indonesia Regional Jakarta 2026, Dara Laidatul Fadilah memiliki rekam jejak prestasi yang matang dan konsisten sejak usia belia. Setiap langkahnya selalu berhubungan dengan kepemimpinan, kreativitas, serta advokasi sosial.

dokumentasii Dara saat menjadi agen anti bullying saat SMP

Duta Anti Bullying – 2022

Perjalanan Dara pada jalur advokasi dimulai ketika ia terpilih sebagai Duta Anti Bullying 2022. Dalam peran ini, Dara aktif menyuarakan pentingnya rasa aman di lingkungan sekolah, mengajak teman-temannya untuk berani speak-up, serta terlibat dalam kampanye edukatif tentang pencegahan kekerasan verbal maupun sosial. Pengalaman ini menumbuhkan rasa empatinya sekaligus ketegasan sebagai calon pemimpin muda.

Ketua OSIS SMP PGRI Astra Insani – 2022–2023

Masih pada tahun yang sama, Dara dipercaya memimpin organisasi siswa sebagai Ketua OSIS. Di posisi ini, ia belajar mengatur program, memimpin rapat, menyelesaikan konflik internal, dan mengkoordinasikan kegiatan sekolah.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *