Partai ini menjadi jawaban atas kekecewaan rakyat selama ini, artinya rakyat akan berdaulat di dalam partai ini. Dalam pilihan ini, tentu punya beberapa konsekuensi-konsekuensi dari cara kerja tim kita sebagai pengurus nanti ke depan, bagaimana kita meyakinkan publik atau meyakinkan pengurus bahwa kita sedang membangun partai dimana rakyat berdaulat, bukan lagi modat yang berdaulat di dalam partai ini.
Semoga diskusi-diskusi mendatang akan mencerahkan kita, menambah semangat kita.”, ujar Agung Mozin.Bersamaan dengan pengumuman pendirian partai, Partai Gerakan Perubahan dengan bangga memperkenalkan lambang dan logo resmi yang akan menjadi identitas nasional perjuangannya politik di Indonesia, yang mengilustrasikan melalui warna visual (hitam dan putih), bentuk visual , (lingkaran, sapu lidi “safera”, bentangan pita dwiwarna, dan segi lima), dan tipografi (tiga kata ” frasa: Partai Gerakan Perubahan). Bentuk lambang ini menjadi ilustrasi bentuk dinamis dan modern melambanhkan pertahanan bagi gerakan perubahan yang cepat, tepat, dan saling mengawal, mencerminkan perlindungan, cinta, dan kepercayaan yang kuat secara emosional.
Simbol ini juga menandai tanggung jawab besar untuk menghadirkan kejetasan dan manfaat bagi generasi mendatang, serta menjadi panduan menuju peradaban baru Indonesia dari yang kurang baik menjadi baik, dan dari yang baik menjadi lebih baik.
“Logo ini adalah janji kami dalam kebaikan, gerakan rakyat yang bersatu, berlandaskan Pancasila, dengan keberanian membawa perubahan yang menempatkan rakyat pada tahta kedaulatan yang sesungguhnya, berkhidmat untuk negeri, dan berjalan dengan iman,” tambah Hizriyanda Putra.
Dalam hari berserjarah ini beberapa pendiri partai menyampaikan “SATU GERAKAN HARI INI, SEJUTA PERUBAHAN DI HARI ESOK”, dimana saya melihat bahwa satu gerakan hari ini mungkin tampak kecil, namun dari satu langkah itulah lahir sejuta perubahan di hari esok. Setiap tindakan, sekecil apa pun, memiliki kekuatan untuk mengubah arah masa depan. Karena perubahan besar selatu dimulai dari satu tekad, satu semangat, dan satu gerakan bersama hari ini.”, ujar Hizriyanda Putra










Semoga apa yang diniatkan dan dilakukan setiap anak bangsa untuk melakukan perubahan di negeriku segera terwujud dan mendapatkan sambutan dan dukungan dari rakyat. Rakyat yang berkehendak dan rakyat yang berdaulat.