Menurut Kadispenad, keterlibatan media menjadi bentuk transparansi bahwa kegiatan dijalankan secara profesional, humanis, dan sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Kami ingin publik melihat langsung bahwa TNI AD hadir sebagai penjaga stabilitas,” tegasnya.
Patroli akan terus digelar secara bergantian di lima wilayah Jakarta dan sejumlah kota lain dengan pola yang menyesuaikan dinamika lapangan. TNI AD berharap upaya ini dapat mempercepat pemulihan situasi serta mengembalikan rasa aman bagi seluruh warga ibu kota.






