
Jakarta, Porosnusantara.co.id – Segenap Pengurus dan Pengawas Koperasi Jasa Pilar Sukses Bersama (KopJas PSB) melakukan audiensi dengan Deputi Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi, Kementerian Koperasi dan UKM RI, membahas strategi pengembangan usaha dan percepatan digitalisasi koperasi.
Dalam pertemuan tersebut, hadir Ketua Umum KopJas PSB, Edi Swandi, S.H, didampingi beberapa wakil ketua, sekretaris, dan wakil bendahara. Audiensi ini menjadi momentum penting untuk menjalin komunikasi strategis antara koperasi dan pemerintah, sekaligus memastikan program-program unggulan KopJas PSB selaras dengan kebijakan nasional.
Salah satu program yang menjadi sorotan adalah Bina Masyarakat Wirausaha, yakni bantuan dana usaha bagi pelaku UMKM, pemilik toko, dan warung. Selain itu, KopJas PSB juga memperkenalkan COOIN (Cooperative Institute) sebagai pusat pelatihan dan pengembangan kapasitas anggota.
Ketua Umum KopJas PSB, Edi Swandi, S.H, menjelaskan bahwa koperasi saat ini tengah fokus pada integrasi usaha melalui Aplikasi Jawara, sebuah inovasi yang digagas langsung oleh dirinya. Aplikasi ini menjadi wujud nyata implementasi nawacita Presiden Republik Indonesia terkait digitalisasi koperasi.
“Harapannya koperasi PSB ini menjadi role model bagi seluruh koperasi di Indonesia dan membantu pelaku UMKM untuk naik kelas,” ujar Edi Swandi, S.H.
Ia juga menekankan, KopJas PSB ingin menjadi binaan sekaligus mitra strategis Kementerian Koperasi dan UKM RI dalam menjalankan program-program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan Sila Kelima Pancasila: “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.”






