Tingkatkan Keselamatan, Polres Sukabumi Latih Sopir Ambulans dengan Safety Driving

 

“Kami berterima kasih kepada Pemdes Sirnasari yang menyediakan fasilitas pelatihan. Dengan pengetahuan safety driving, para sopir tidak hanya lebih profesional, tetapi juga bisa meminimalisir risiko keterlambatan akibat kesalahan teknis atau pelanggaran,” ujar Indra.

 

Ia menambahkan, PUAS sebagai wadah komunikasi antar-sopir ambulans akan terus mendorong kolaborasi dengan kepolisian dan instansi terkait. “Ini momentum untuk memperkuat sinergi. Ke depan, kami berharap ada simulasi penanganan darurat di jalan sebagai bagian dari pelatihan,” tambahnya.

 

Sopir Ambulans: “Ilmunya Langsung Praktik”

Salah satu peserta, Rudi (38), sopir ambulans dari Desa Surade, mengaku pelatihan ini membuka wawasannya. “Selama ini, kami fokus pada kecepatan, tapi ternyata teknik pengereman, cara belok aman, dan antisipasi jalan rusak juga penting. Ada sesi praktik langsung yang sangat membantu,” ujarnya.

 

Kepala Desa Sirnasari, Miftahudin, turut bangga wilayahnya dipilih sebagai lokasi pelatihan.

 

“Ini bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Semoga ke depan, kegiatan serupa bisa menjangkau lebih banyak desa,” harapnya.

 

Komitmen Jangka Panjang

Ipda Sandi menegaskan, pelatihan ini akan menjadi agenda rutin Satlantas Polres Sukabumi.

 

“Kami juga akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BPBD untuk menyusun modul pelatihan yang lebih komprehensif, termasuk penanganan kebencanaan,” paparnya.

 

Dengan meningkatnya kesadaran keselamatan berlalu lintas, diharapkan layanan ambulans di Sukabumi tak hanya cepat, tetapi juga tetap mengutamakan aspek keamanan. Sebab, setiap detik yang dihabiskan di jalan raya bisa menjadi penentu nyawa bagi pasien yang ditolong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *