Kata “AS” merupakan inisial namanya Andra Soni. Secara perlahan dengan jerih payahnya, perusahaannya pun memiliki perwakilan di sejumlah negara.
Nama Andra Soni kini patut menjadi perhitungan, setelah politikus partai Gerindra kini maju sebagi calon Gubernur Banten yang diusung dan didukung oleh 10 partai politik.
Nama kader Prabowo Subianto, presiden Repubik Indonesia terpilih itu kini mulai menjadi perbincangan di masyarakat setelah dirinya mendaftar sebagai bakal calon Gubernur yang berpasangan dengan kader PKS Ahmad Dimyati Natakusumah aggota DPR RI dan mantan Bupati Pandeglang dua periode.
Saat ini Partai Gerindra mengusung Andra Soni untuk bertarung dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Banten berpasangan dengan Dimyati Natakusumah suami dari Bupati Pandeglang Irna Narulita.
Gerindra menilai sosok Andra Soni dapat membuktikan bahwa pejabat tidak harus selalu berasal dari lingkungan yang penuh dengan kekuasaan dan orang kaya, namun milik semua warga negara yang mememnuhi syarat.
Dipilihnya Andra Soni ketua DPD Gerindra Banten sebagai calon Gubernur, agar nantinya dapat mengawal dan mengimplementasilan program yang dilaksanakan oleh pemerintahan presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka untuk diterapkan di wilayah Banten.
Agus Banana tokoh petani pisang mengatakan, Andra Soni menjadi motivator bagi dirinya bahwa untuk menjadi pejabat tidak harus berasal dari keluarga kaya atau berpengaruh, namun orang biasa pun berhak untuk menjadi pejabat di negeri ini.
“Sekarang siapa yang berani melawan dinasti Atut di Banten kalau bukan anak Marhaen Andra Soni,” katanya.
Sementara Andra Soni mengatakan, tagline Koalisi Banten Maju dapat diterjemahkan bahwa Banten sebagai ‘Desa Besar’ yang harus memiliki kedaulatan dalam kehidupan ekonomi. (rls/yas/in-ces)






