Membangun Tata Nilai Peradaban Nusantara Mengisi 79 Tahun Indonesia Merdeka

Maka dengan pengertian benar, menghasilkan pikiran, ucapan, tindakan perbuatan yang benar sehingga bila seorang akan mecari usaha mata pencarian adalah yang benar, keputusan tindakan yang benar untuk diri sendiri, untuk orang lain dan untuk lingkungan.

“Untuk itu menjadi sandaran spiritual ilmu kualitas Buddha menjadi peradaban Nusantara dan menjadi pengikat masyarakat dalam tuntunan moral peradaban masyarakat sekalipun sering dengan sindiran penyembah api, penyembah patung. namun yang benar dan jujur siapa penyembah api adalah si perokok berat,” kelakar Banthe.

Apa dan dimana angka 8 (delapan) merupakan master key jembatan emas dalam pekerjaan negara Indonesia sangat buddhaistis yaitu

1. Pengaturan yang benar.

2. Pengertian yang benar.

3. Pikiran yang benar

4. Ucapan yang benar

5. Perbuatan yang benar

6. Pencarian usaha yang benar

7. Perhatian yang benar

8. Konseptasi yang benar

Benar untuk siapa? Benar untuk diri sendiri, benar untuk orang lain dan benar untuk lingkungan.

Angka 8 (delapan) yaitu tahun 1908 di kenal nama yang tak asing Budhi Utomo, tahun 1928 lahir “Sumpah Pemuda” mereka dengan suka rela tanpa upah dan menyatukan diri dengan kelompok Young Selebes, Young Java, Young Sumatra dll mengikrarkan suatu kesepakatan Sumpah Pemuda.

Dalam Sambutan Ketua Umum PEWARNA Indonesia, Yusuf Mujiono mengungkapkan, kritik yang baik dan membangun harus disampaikan kepada pemerintah agar tetap menjaga, mewujudkan tujuan kemerdekaan guna mencerdaskan, mensejahterakan rakyat menuju Indonesia Unggul.

Lebih lanjut Yusuf Mujiono menyampaikan, Secara khusus bagi PEWARNA Indonesia, agar senantiasa menjaga persatuan dan kerukunan tetap berkarya bagi bangsa dan negara. Saya yakin dan percaya dimana ada persatuan dan kerukunan di situ berkat Tuhan tercurah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *