Jan menjelaskan Bela Negara merupakan konsep bagi bangsa Indonesia dalam membentuk jati diri dan karakter bangsa, membentuk kemampuam dinamis generasi muda melalui pola pikir dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang siap menghadapi perubahan.
“Secara fisik Bela Negara itu bisa dilihat dakam bentuk upaya pertahanan menghadapi serangan dari luar atau agresi. Secara non fisik bisa dilihat sebagai upaya memajukan bangsa dan negara dari berbagai sektor antara lain pendiikan, moral, sosial, olah raga maupun mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Jan.
Jan juga mengingatkan bahwa Kepemimpinan Indonesia Emas 2045 akan diisi oleh para mahasiswa era sekarang, oleh karena itu para mahasiswa saat ini harus dipersiapkan dengan sangat baik dan matang untuk menjadi pemimpin Indonesia yang kuat dan tangguh di 2045.
“Mahasiswa perlu membekali diri dengan pengetahuan, keterampilan dan memperkuat jejaring/kolaborasi sebagai modal pasca lulus kuliah dan terjun ke masyarakat,” jelasnya.
Dalam sesi diskusi ini turut hadir Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan Fakultas Vokasi UB, Dr.Rer. Pol Romy Hermawan ,S.Sos.,M. AP juga puluhan dosen dan staf pengajar Vokasi UB. (gao)






