Jakarta – porosnusantara.co.id
Sejumlah kelompok masa yang menamakan diri Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) dan Keluarga Besar FKPPI melakukan aksi damai didepan Mabes Polri Jl. Trunojoyo No. 3 Jakarta Selatan pada hari ini, Kamis, 1 Agustus 2024 dengan jumlah masa sekitar 400 orang.
Aksi tersebut menyuarakan agar Mabes Polri menindak tegas saudara Alvin Lim yang telah melecehkan dan menyerang Insitusi Polri dengan mengatakan bahwa banyak Jenderal Jendral yang melepaskan DPO (Daftar Pencarian Orang), ada barang sitaannya hilang.
Alvin Lim beropini dalam beberapa kasus hukum salah satunya dalam kasus korupsi timah yang menyeret Harvey Moeis.
Dalam tuntutan aksinya yang disampaikan saudara Sanusi, menyatakan sikap :
1. Meminta kepada saudara Alvin Lim untuk berhenti membuat pernyataan yang berkonotasi negatif terhadap Institusi Polri dan tidak memprovokasi rakyat Indonesia melalui konten-konten di Medsos yang mengarah pada ujaran kebencian.
2. Meminta kepada Mabes Polri untuk segera menangkap dan memproses saudara Alvin Lim karena diduga telah membuat pernyataan yang mengarah kepada ujaran kebencian dan fitnah.
3. Menuntut kepada saudara Alvin Lim untuk meminta maaf secara terbuka kepada Institusi Polri dan pendeta Janto yang telah dirusak harkat dan martabatnya.
Dihubungi secara terpisah ketua Keluarga Besar Putra Putri Polri PD Metro Jaya Saudara Adi Pratama, S.H., M.H. menyatakan bahwa aksi damai pada hari ini adalah bentuk kepedulian dan sikap putra-putri Polri terhadap tindakan dan ucapan Saudara Alvin Lim yang telah mendiskreditkan dan menyerang Institusi Polri.
Hal senada juga disampaikan peserta aksi yang ditemui awak media, Tri Setiadi ketua KBPP Polri Jakarta Utara mengucapkan “kita tidak terima jika Institusi Polri dilecehkan dan kami akan terus bergerak sebagi anak-anak bangsa dalam membela Polri yang merupakan alat negara dalam penegakan hukum di Indonesia”.






