“Ketika saya membaca novel Heartbreak Motel bagi saya ini adalah novel dari Ika Natassa yang paling sinematik. Saya sudah terbayang seperti apa visualisasinya sejak awal,” katanya.
“Sampai akhirnya saya memilih menggunakan pendekatan tiga jenis kamera yang berbeda dan akan memberikan pengalaman sinematik yang baru bagi penonton,” lanjut CEO Visinema dan Sutradara “Heartbreak Motel” Angga Dwimas Sasongko.
Sementara itu, sang penulis novel, Ika Natassa, merasa Angga mampu memberikan sentuhan yang berbeda bila dibandingkan dengan beberapa film-film yang mengadaptasi novel laris milik Ika.
Dengan penulisan naskah yang brilian oleh Alim Sudio dan penyutradaraan Angga, membuat “Heartbreak Motel” menjadi karya adaptasi yang out of the box.
“Ketika orang menonton “Heartbreak Motel” mereka akan tetap tahu bahwa ini adalah ceritanya Ika Natassa. Orang masih bisa merasakan itu tapi dengan sentuhan sentuhan personal Angga sebagai sutradara, Dengan para pemeran yang menghidupkan karakter mereka, membuat film ini menjadi sesuatu yang berbeda Bisa dikatakan, ini adaptasi novel paling out of the box,” jelas Penulis Novel “Heartbreak Motel” Ika Natassa.
Sekaligus juga menjadi reuni sang sutradara dengan beberapa pemeran yang pernah bekerja sama.
Reza Rahadian, yang membintangi film drama pertama Visinema, Chicco Jerikho yang terhitung setidaknya telah membintangi di tujuh judul film yang disutradarai Angga, hingga Sheila Dara Aisha yang setidaknya telah bermain di tiga judul film arahan Angga.
“Heartbreak Motel” akan menghadirkan kejutan emosional untuk penonton, dengan sajian drama romansa yang akan mengubah cara pandang kita tentang cinta.
Laura Basuki, yang memerankan karakter Ava membawakannya dengan penuh kelembutan dan kerapuhan. Reza Rahadian yang memerankan karakter Malik memiliki lapisan kompleks dan penuh misteri.






