Ia merinci, sepuluh episode Merdeka Belajar yang mulai diterapkan didaerah tersebut yaitu empat pokok kebijakan merdeka belajar, peningkatan efektifitas penyaluran dan penggunaan dana BOS, program Sekolah Penggerak, Manajemen Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (Markas) dan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah), implementasi kurikulum merdeka dan platform merdeka belajar, akselerasi peningkatan pendanaan PAUD dan pendidikan kesetaraan.
Kemudian transformasi rapor pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data (PBD) satuan pendidikan dan Pemerintah Daerah, penyediaan buku bacaan bermutu untuk kemajuan literasi, transisi PAUD ke SD yang menyenangkan dan pencegahan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan.
Adapun program-program kerja yang telah dilaksanakan BBPMP dalam memaksimalkan program prioritas tersebut antara lain adalah pemetaan, survei, koordinasi, advokasi, observasi dan visitasi, pelatihan/bimtek/workshop serta monitoring dan evaluasi.
“Suksesnya kegiatan-kegiatan tersebut ditentukan oleh tingkat keterbukaan pemerintah daerah setempat berikut ekosistem dunia pendidikan dalam menerima dan mendukung program prioritas ini,” kata Syafrudin.
“Khusus untuk Kota Sawahlunto, dalam penilaian kami termasuk daerah yang bagus dan cepat dalam menindaklanjuti pendampingan dari BBPMP,” sambungnya.
Lebih jauh Syafrudin mengungkapkan apresiasi atas pencapaian Sawahlunto dalam melaksanakan program prioritas Kemendikbudristek. Hal itu terlihat dari hasil assesmen nasional tahun 2023, kota Sawahlunto berhasil meraih peringkat II Tingkat Sumatera Barat dengan indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan tercatat memperoleh nilai tuntas madya.
“Untuk Sumbar, daerah yang sukses mencapai SPM pendidikan kategori tuntas madya hanya dua yakni Kota Bukittinggi dan Kota Sawahlunto, ini prestasi yang menunjukkan perhatian dan dukungan pada bidang pendidikan sangat baik. Sekaligus sudah menjadi permulaan yang bagus dalam menindaklanjuti program-program prioritas Kemendikbudristek,” ungkapnya didepan segenap awak media cetak dan online yang hadir pada kesempatan tersebut.






