Keprihatinan tersebut kemudian ditangkap dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo serta 7 padepokan.
“Semoga akan makin banyak kegiatan-kegiatan berbudaya untuk benteng unsur negatif kemajuan teknologi,” lanjutnya.
Dari pengamatan Team Poros Nusantara, seluruh peserta yang menggunakan busana pesilat tersebut terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
(Red-BMK)






