Jakarta, porosnusantara.co.id – Gerakan Nusantara (GTA) gelar diskusi publik dengan tema “Pemilu Demokrasi dan Kesejahteraan Rakyat Indonesia” digelar di hotel balairung Jl. Matraman Raya No.19, Jakarta, 19/09/2023.
Diskusi ini dihadiri oleh para pemuda-pemudi, akademisi, dan awak media yang semuanya sangat antusias untuk berpartisipasi dalam diskusi publik ini. Bahkan sebagian peserta diskusi harus menunggu di luar ruang diskusi karena ruang yang digunakan telah penuh. Dalam ruang diskusi tersebut hanya berkapasitas 50 orang tapi ada sekitar 92 peserta dan beberapa awak media yang hadir.
Dalam diskusi tersebut membahas bagaimana sistem politik yang demokratis juga dapat mempengeruhi kesejahteraan rakyat Indonesia, dimana hal yang paling disoroti dalam diskusi tersebut ialah dampak dari sosial media yang begitu besar kepada pola pikir generasi milenial dan generasi Z yang sangat rentan menerima Hoaks dan Ujuran kebencian di tengah maraknya kebanjiran informasi. Dimana generasi milenial dan generasi Z merupakan generasi yang kedepannya akan mendominasi populasi di Indonesia. “Ditahun 2045 nanti ada 40% populasi Indonesia yang akan didominasi oleh usia – usia produktif. Dan itu disebut sebagai bonus demografi, tentu juga langkah dan arah masa depan ada ditangan mereka. Tantangan yang dihadapi oleh generasi milenial dan gen Z hari ini ada kemajuan teknologi yang begitu pesat sehingga baik itu arus informasi, maupun tingkat kesejahteraan akan ditentukan oleh bagaimana kemampuan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut. Maka diperlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang bisa mengikuti derasnya arus perkembangan zaman.” Ujar Filky selaku narasumber serta perwakilan dari Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Jakarta Raya.






