DIDUGA ODJG BIKIN RESAH KEPADA WARGA DESA PASIR GOMBONG

Namun setelah Kunjungan aparat Desa Mekar Mukti (wilayah kejadian) serta Bhabinkamtibnas Mekar mukti kerumahnya, teguran tersebut tidak diindahkan oleh pihak keluarga, pasalnya YN yang diduga ODGJ kembali mendatangi sekolah SDN Mekar Mukti 01 masih dihari yang sama.

Mendapati hal tersebut, anggota AWIBB Bekasi Raya  mencoba mendatangi Desa Pasir Gombong guna memberitahu keresahan yang sedang terjadi, Pihak Sekdes Desa Pasir gombong mengaku belum mengetahui tentang kabar ODGJ yang melalukan tindakan asusila tersebut. Terpisah Turik selaku Ketua RT 03 pasir gombong alamat YN tinggal mengakui bahwa YN memang mengalami sedikit gangguan semenjak ibunya meninggal “dia memang sedikit terganggu, sudah 2kali juga masuk Dinas Sosial. Pihak puskesmas menyarankan agar YN bisa direhabilitasi, tapi dari keluarga menolak dengan alasan takut terlantar padahal dia disini juga tinggalnya sendiri. Ibunya meninggal sedangkan bapaknya seorang kuli yang sering keluar kota, disini diawasi cuma sm uwa dan bibinya aja”.ucapnya.

Diwaktu yang sama awak media berkoordinasi dengan Babinsa serta Bhabinkamtibnas Desa Pasir Gombong (Tempat YN tinggal), pihaknya mengaku “YN pernah dibawa ke Dinas Sosial. Nah mendengar kejadian ini kita jadi bingung langkah apa lagi yang harus kita ambil, mending ketauan orang waras sekalian bisa di bawa tindak secara hukum”, ungkap Tarya selaku Bhabinkamtibnas.

Menindak lanjuti dari hasil musyawarah dari pihak Desa Pasir gombong Kec.cikarang utara, awak media Reportase Nasional Group yang juga sebagai anggota AWIBB Bekasi Raya mencoba menghubungi pihak Dinas Kesehatan, melalui sambungan Chat Whatsaap kepada Kepala Dinas Kesehatan Kab.Bekasi.

Dr.H Alamsyah selaku Kepala Dinas Kesehatan Kab.Bekasi sudah mendengar dan menanggapi laporan tersebut,”Baik terimakasih atas laporannya, akan segera kami tindak lanjuti agar ODGJ nya bisa segera ditangani rawat inap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *