“Kita bersama-sama bergandengan tangan untuk mentransformasikan pendidikan tinggi menuju pada pendidikan tinggi masa depan, yang menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, kreatif dan inovatif, tentu berakhlak mulia untuk masa depan anak-anak kita yang gemilang,” ucapnya.
***
Rektor UNESA Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., mengatakan bahwa sebuah kehormatan bisa meraih sejumlah penghargaan dalam kompetisi yang dihelat Diktiristek tersebut. Menurutnya, ini menjadi wujud kinerja UNESA selama ini dalam melakukan transformasi perguruan tinggi, maksimalisasi implementasi tridarma perguruan tinggi termasuk penguatan MBKM.
Anugerah ini sebagai motivasi bagi UNESA untuk terus meningkatkan kualitas di segala aspek. Kinerja yang dilakukan UNESA selama ini dapat dilihat dari berbagai ikhtiar yang dilakukan di antaranya yaitu peningkatan tata kelola kelembagaan, internasionalisasi program, hingga peningkatan kualitas dan kuantitas kerja sama termasuk dengan dunia usaha dan industri (DUDI).
Selain itu terus meningkatkan inovasi baik dalam bidang unggulan maupun bidang-bidang lainnya. “Bidang unggulan UNESA seperti pendidikan, olahraga, seni dan disabilitas ini harus menjadi trend center bagi perguruan tinggi lainnya di dunia. Terbaru, UNESA melahirkan pemeringkatan perguruan tinggi di dunia dalam bidang disabilitas. Ini diikuti seratus lebih institusi di dunia dan sudah kami umumkan secara resmi pada Kamis lalu,” terangnya.
Cak Hasan menambahkan, tentu dengan anugerah ini menjadi motivasi bagi kampusnya para juara tersebut untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, memperbanyak inovasi dan melahirkan program-program yang berdampak pada masyarakat, bangsa dan negara. “Tantangan kita ke depan tentu semakin kompleks. Terlebih UNESA sudah menjadi PTN BH. Namun, dengan kerja sama dan komitmen kita bersama, UNESA bisa terus menjadi lembaga yang adaptif, inovatif, unggul dan berprestasi,” tutup Cak Hasan.






