Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Terdampak Bencana Badai Seroja dan Banjir di NTT dan NTB, Lebih Baik dan Lebih Aman

Widiarto mengatakan sisanya terdapat kegiatan relokasi permukiman yang tersebar di 20 lokasi/desa yakni 18 desa di 6 kabupaten Provinsi NTT dan 2 desa di 2 kabupaten Provinsi NTB. Seluruh lokasi relokasi permukiman  dilengkapi dengan infrastruktur pendukung, termasuk jaringan air bersih.

“Khusus untuk 10 lokasi provinsi NTT dalam prosesnya diperlukan penyempurnaan melalui program regular di balai/direktorat terkait. Penyempurnaannya dalam bentuk penambahan/peningkatan kapasitas layanan air bersih karena tantangan di wilayah NTT adalah ketersediaan air,” tutur Widiarto.

Program kegiatan pembangunan relokasi permukiman ini merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Presiden Joko Widodo kepada Kementerian PUPR sebagai respons cepat terjadinya bencana Badai Seroja dan banjir bandang di NTT dan NTB pada 4 April 2021 lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *