Program Pamsimas di 215 lokasi dengan total anggaran sebesar Rp86 miliar pelaksanaanya sudah 13% dengan serapan tenaga kerja sebanyak 1.024 orang. Sedangkan untuk program Sanimas SPALD-S dialokasikan anggaran sebesar Rp 90,5 miliar, progres pelaksanaan 60,6 % dan SPALD-T dialokasikan anggaran sebesar Rp 7 miliar, progres pelaksanaan 20,7 % dengan total serapan tenaga kerja sebanyak 5.551 orang. Kegiatan PKT ini diantaranya dilaksanakan dengan pembangunan prasarana mandi cuci kakus (MCK), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Kombinasi dengan MCK dan Sambungan Rumah (SR).
Selanjutnya Sanimas LPK tersebar di 162 lokasi dengan anggaran Rp32,4 miliar saat ini sudah 87,22% dengan serapan tenaga kerja 744 orang. TPS3R yang pada tahun 2022 dilaksanakan di 14 lokasi dengan anggaran Rp8,4 miliar, saat ini sudah terserap 10 tenaga kerja dengan anggaran yang sudah tersalurkan 70%.
Program PISEW menjangkau 75 lokasi dengan alokasi anggaran sebesar Rp37,5 miliar. Progresnya saat ini sudah terlaksana sebesar 68,9% dengan serapan tenaga kerja sebanyak 1.761 orang. Terakhir KOTAKU dilaksanakan di 33 lokasi senilai Rp23,9 miliar. Progres keuangan hingga saat ini sudah terserap 65,9% senilai Rp15,7 miliar untuk 5 lokasi dengan serapan tenaga kerja 108 orang. KOTAKU dilakukan melalui pembangunan Infrastruktur Skala Lingkungan reguler berupa perbaikan saluran drainase, perbaikan jalan lingkungan, dan pembangunan septic tank biofil komunal.
“Dalam rangka pengendalian kebocoran anggaran IBM, kami melakukan kampanye agar tidak terjadi pungli di masyarakat dengan memasang poster-poster bertuliskan ‘Kegiatan IBM Cipta Karya Tidak Dipungut Biaya” di seluruh wilayah kerja dan masyarakat dapat melaporkan keluhannya dengan menyertakan bukti di nomor 0813-9000-9915 atau dapat mengakses pada link https://Form_Keluhan_IBM , kata Cakra Nagara.






